Desember 9, 2021

DOKTER INDONESIA ONLINE

The Science Of Update Physician Practice

Gangguan Bipolar, Inilah 14 Gejala Yang Mudah Dikenali

2 min read
Spread the love

Gangguan bipolar adalah penyakit mental yang ditandai dengan perubahan mood yang ekstrim dari tinggi ke rendah, dan dari rendah ke tinggi. Tertinggi adalah periode mania, sedangkan terendah adalah periode depresi. Perubahan suasana hati bahkan mungkin menjadi campur aduk, jadi Anda mungkin merasa gembira dan tertekan pada saat yang bersamaan.

Gangguan bipolar bukanlah diagnosis langka. Sebuah studi tahun 2005 menemukan bahwa 2,6 persen dari populasi AS, atau lebih dari 5 juta orang, hidup dengan beberapa bentuk gangguan bipolar.

Gejala cenderung muncul pada usia remaja akhir atau awal masa dewasa, tetapi bisa juga terjadi pada anak-anak. Wanita lebih mungkin menerima diagnosis bipolar daripada pria, meskipun alasannya masih belum jelas.

Gangguan bipolar mungkin sulit untuk didiagnosis, tetapi ada tanda atau gejala yang dapat Anda cari.

TANDA DAN GEJALA

Tanda dan gejala gangguan bipolar bervariasi. Banyak dari gejala ini juga bisa disebabkan oleh kondisi lain, sehingga kondisi ini sulit didiagnosis.

Tanda-tanda gangguan bipolar umumnya dapat dibagi menjadi tanda-tanda mania, dan depresi.

7 tanda mania

Mania juga dapat menyebabkan gejala lain, tetapi tujuh tanda utama dari fase gangguan bipolar ini adalah:

  • merasa terlalu bahagia atau “senang” untuk waktu yang lama
  • mengalami penurunan kebutuhan tidur
  • berbicara sangat cepat, sering kali dengan pikiran berlomba
  • merasa sangat gelisah atau impulsif
  • menjadi mudah teralihkan
  • terlalu percaya diri pada kemampuan Anda
  • terlibat dalam perilaku berisiko, seperti melakukan seks impulsif, berjudi dengan tabungan seumur hidup, atau melakukan pesta belanja besar-besaran

7 tanda depresi

Seperti mania, depresi juga dapat menyebabkan gejala lain, tetapi berikut adalah tujuh tanda utama depresi akibat gangguan bipolar:

  • merasa sedih atau putus asa untuk waktu yang lama
  • menarik diri dari teman dan keluarga
  • kehilangan minat pada aktivitas yang pernah Anda nikmati
  • mengalami perubahan nafsu makan yang signifikan
  • merasa sangat lelah atau kekurangan energi
  • mengalami masalah dengan memori, konsentrasi, dan pengambilan keputusan
    memikirkan atau mencoba bunuh diri, atau memiliki keasyikan dengan kematian

Pencegahan bunuh diri

  • Jika menurut Anda seseorang berisiko melukai diri sendiri atau menyakiti orang lain:
  • Hubungi 911 atau nomor darurat lokal Anda.
  • Tetap bersama orang itu sampai bantuan tiba.
  • Singkirkan senjata, pisau, obat-obatan, atau benda lain yang dapat membahayakan.
  • Dengarkan – tapi jangan menilai, membantah, mengancam, atau berteriak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.