Desember 9, 2021

DOKTER INDONESIA ONLINE

The Science Of Update Physician Practice

Apakah Epilepsi Pada Anak ?

3 min read
Spread the love

Apakah Epilepsi Pada Anak ?

Epilepsi merupakan salah satu penyebab terbanyak morbiditas di bidang saraf anak, yang  berdampak terhadap tumbuh-kembang anak. Epilepsi merupakan diagnosis klinis, insidensnya bervariasi di  berbagai negara. Elektroensefalografi (EEG) dikerjakan untuk melihat fokus epileptogenik, sindrom epilepsi  tertentu, evaluasi pengobatan, dan menentukan prognosis. Pencitraan dilakukan untuk mengetahui adanya  fokus epilepsi dan kelainan struktur otak lainnya.

Epilepsi merupakan serangan kejang paroksismal  berulang dua kali atau lebih tanpa penyebab yang jelas dengan interval serangan lebih dari 24 jam,
akibat lepas muatan listrik berlebihan di neuron otak. Sedangkan sindrom epilepsi adalah epilepsi yang ditandai adanya sekumpulan gejala dan tanda klinis
yang terjadi bersama-sama, meliputi jenis serangan, etiologi, anatomi, faktor pencetus, umur onset, berat penyakit, dan kronisitas penyakit.8,9 Perkiraan insidens  atau prevalens epilepsi pada anak di berbagai negara sangat bervariasi sekitar 4-8 per 1000 populasi.

Epilepsi merupakan problem neurologi kronis yang cukup banyak dialami anak-anak. Namun, masyarakat masih kurang mendapat pengetahuan yang benar tentang epilepsi pada anak. Berikut ini beberapa hal yang perlu dipahami orangtua dan masyarakat ketika seorang anak didiagnosis epilepsi.

Apakah Epilepsi Pada Anak ?

  • Epilepsi atau ayan tidak selalu kejang hingga mulut berbusa. Epilepsi adalah kejang berulang 2 kali atau lebih tanpa penyebab. Sebelum kejang, anak masih beraktivitas seperti biasa. Setelah kejang, anak juga dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Kejang pada epilepsi tidak harus kejang kelojotan dan mengeluarkan busa. Serangan kejang dapat berupa kaku di seluruh tubuh, kejang kaku/kelojotan sebagian lengan atau tungkai bawah, kedutan di sebelah mata dan sebagian wajah, hilangnya kesadaran sesaat sehingga anak tampak bengong atau seperti melamun, tangan atau kaki tiba-tiba tersentak atau anak tiba-tiba jatuh seperti kehilangan tenaga. Gejala klinis kejang sangat tergantung dari area otak yang menjadi fokus kejang.
  • Kejang pertama kali belum tentu epilepsi. Jika baru satu kali mengalami kejang tanpa penyebab (first unprovoked seizure), anak belum dapat dikatakan mengalami epilepsi. Namun, pemberian obat anti-epilepsi akan dipertimbangkan jika risiko berulangnya kejang cukup besar. Ini dapat dilihat dari pemeriksaan elektroensefalografi (EEG) yang tidak normal, yaitu banyak terlihat fokus kejang. Selain itu, anak baru mengalami 1 kali kejang, tapi kejang berlangsung lama, yaitu lebih dari 30 menit.
  • Bukan penyakit menular Epilepsi buka penyakit menular, juga bukan penyakit “kutukan”. Epilepsi sama saja dengan penyakit kronis lain seperti asma, diabetes, hipertensi, sehingga penyandang epilepsi janganlah diberikan stigma negatif.
  • Tidak ada keturunan epilepsi, anak tetap bisa mengalami epilepsi Faktor genetik memang berperan dalam epilepsi, tetapi tidak semua jenis epilepsi menunjukkan keturunan sebagai penyebab. Pada anak dengan gangguan perkembangan otak, atau pernah mengalami perdarahan di kepala, riwayat radang otak, radang selaput otak, maupun berbagai penyakit lain dapat pula terjadi kerusakan sel-sel saraf di otak. Sel-sel saraf yang rusak itulah yang suatu saat dapat menjadi focus timbulnya kejang pada epilepsi.
  • Pada anak dengan epilepsi, hasil pemeriksaan EEG masih bisa normal Jika seorang anak mengalami kejang berulang dua kali atau lebih pada episode yang berbeda dan tidak ada penyebab lain, anak tersebut sudah dikatakan epilepsi. Pemeriksaan EEG terutama untuk melihat bagian otak yang menjadi asal focus kejang (kanan/kiri, bagian depan/samping/belakang), penyebaran kejang ke daerah lain di otak, serta melihat jenis epilepsi. Semuanya bermanfaat untuk menentukan obat anti-epilepsi yang akan diberikan, jenis epilepsi, dan menentukan perjalanan epilepsi itu sendiri pada kemudian hari.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.